Tanah di 11 Kecamatan Mengandung Emas

ilustrasi

PURWOKERTO- Sekitar 16.000 hektare lahan di Kabupaten Banyumas mengandung emas. Penelitian umum mengenai hal tersebut telah dilakukan oleh dua perusahaan tambang dari Jakarta. Perusahaan yang melakukan penelitian adalah PT Aneka Tambang dan PT Daya Permata Delima. Penelitian yang dilakukan pada perusahaan pertama dilaksanakan pada titik-titik tertentu. Sedangkan perusahaan kedua melakukan penelitian lebih mendalam di hampir semua kecamatan tersebut.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Anton Adi Wahyono mengatakan, kandungan emas berada di 11 kecamatan.

Meski tersebar, emas berada dalam jalur tertentu yang terus menyambung di area perbukitan.
Untuk jumlah emas yang terkandung, belum bisa diketahui karena baru pada tahap penelitian, belum tahap eksplorasi.

Saat ini, payung hukum untuk kegiatan penambangan sedang diproses oleh pemerintah kabupaten.

“Pemerintah sedang membentuk Peraturan Bupati (Perbup) mengenai pertambangan umum karena belum ada Peraturan Daerah yang mengatur mengenai hal ini,” katanya.

Dia menjelaskan, setelah ada payung hukum untuk kegiatan penambangan yang diperkirakan sudah siap tahun 2009, perusahaan bisa melakukan eksplorasi pada daerah yang mengandung potensi emas selama tiga tahun.
Mereka juga diminta melakukan studi kelayakan termasuk di dalamnya mengenai Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).

Baru kemudian melakukan eksploitasi selama lima tahun. Sesudahnya, mereka juga harus melakukan reklamasi untuk memperbaiki atau menata kegunaan lahan yang terganggu akibat kegiatan usaha tambang.

“Kecamatan yang memiliki potensi kandungan emas adalah Ajibarang, Cilongok, Rawalo, Purwojati, Kemranjen, Patikraja, Banyumas, Somagede, Kebasen, Tambak dan Sumpiuh,” ujarnya. (Suara Merdeka -J2-55)

Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.