BANYUMAS, KOMPAS.com – Seorang siswa kelas lima SD Negeri Karanggintung 3, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Ananda Angela Pertiwi Kartika (11), menjadi korban penculikan pada Senin (22/2/2010) dan hingga kini belum diketahui keberadaannya. Diperoleh keterangan, Angela diculik oleh seorang wanita berusia sekitar 40 tahun yang masuk ruang kelas lima dan langsung mengajak anak Johanes (45) ini pergi meninggalkan sekolah.
Teman-teman Angela maupun warga di sekitar sekolah tidak mengenali wanita itu. “Wanita berambut pendek dan berkaca mata itu tiba-tiba masuk ke ruang kelas dan langsung mengajak Angela pergi,” kata Desya Fika R, teman Angela.
Dia mengaku tidak mengenali wanita yang mengajak Angela pergi meninggalkan sekolah.
Sementara seorang penjual jajanan di sekolah tersebut, Rasini, mengaku melihat seorang wanita yang mendatangi sekolah dengan menggunakan mobil sejenis minibus warna hitam saat jam istirahat.
“Wanita itu langsung memasuki ruang kelas lima dan keluar bersama Angela yang diajaknya pergi meninggalkan sekolah dengan mobil itu,” katanya.
Semula Rasini menduga wanita itu adalah Sri, ibunda Angela, yang telah 10 bulan menghilang. Sri dikabarkan mendaftarkan diri sebagai tenaga kerja wanita di Jakarta tapi hingga sekarang tidak diketahui keberadaannya.
Kepala SD Negeri Karanggintung 3, Titi Paryati mengatakan, pihak sekolah baru mengetahui kasus penculikan terhadap Angela setelah mendapat laporan dari para siswa kelas lima yang berada di ruang kelas.
“Saat itu memang sebagian guru sedang mengikuti kegiatan di luar sekolah sehingga kami tidak mengetahui jika ada orang yang masuk ruang kelas lima dan mengajak Angela pergi,” katanya.
Ayah korban, Johanes mengaku sebelum mengetahui peristiwa penculikan tersebut, dirinya mendatangi sekolah lantaran putrinya hingga Senin siang belum pulang.
“Saya datangi sekolah dan menanyakan perihal Angela yang belum pulang. Saat itu saya baru mengetahui kalau ada wanita yang datang dan mengajak Angela pergi,” katanya.
Terkait hal itu, dia meminta pihak sekolah turut bertanggung jawab atas kasus yang dialami putrinya. Selain itu, lanjutnya, penculikan yang menimpa Angela telah dilaporkan kepada Kepolisian Sektor Sumbang.
“Kami juga berharap jika ada yang melihat Angela, segera menghubungi pihak sekolah atau keluarga,” kata Johanes.
