Kalender

Mei 2010
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Login

  • Masuk log
  • RSS Entri
  • RSS Komentar
  • WordPress.org

UserOnline

Status YM Web Administrator

RSBI akan Dievaluasi

SALATIGA, KOMPAS.com – Kementerian Pendidikan Nasional akan mengevaluasi semua rintisan sekolah bertaraf internasional atau RSBI. Hal ini dilakukan untuk memantau mutu RSBI, sekaligus menanggapi banyaknya keluhan masyarakat soal penarikan dana yang terlalu tinggi oleh RSBI
Baca selengkapnya RSBI akan Dievaluasi

Skema Pemberian Beasiswa Diubah

JAKARTA(SI) – Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) mengubah skema pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi. Jika sebelumnya beasiswa diberikan setelah siswa dinyatakan lulus sekolah, ke depan beasiswa akan disiapkan sejak siswa belum lulus.

Kemendiknas akan aktif melakukan pendataan terhadap prestasi siswa di sekolah sejak belum lulus.Staf Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bidang Komunikasi Media Sukemi mengatakan, nantinya sekolah akan mulai pendataan mulai dari siswa duduk di kelas tiga. Data-data yang dikumpulkan dari siswa berprestasi dan berpotensi ini akan menentukan pemberian beasiswa masuk ke perguruan tinggi. Baca selengkapnya Skema Pemberian Beasiswa Diubah

Guru Bisa Pindah Antarkota/Kabupaten

Jakarta, kompas – Mengatasi kekurangan guru di sejumlah daerah, pemerintah akan mengeluarkan regulasi baru yang memungkinkan perpindahan guru dari satu kabupaten/kota ke kabupaten/kota yang lain. Perpindahan itu disertai dengan sejumlah insentif untuk guru. Baca selengkapnya Guru Bisa Pindah Antarkota/Kabupaten

SKB 3 Menteri Justru Bikin “Ribet”

SEMARANG, KOMPAS.com — Pengamat pendidikan menilai, penerbitan surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri tentang pendistribusian guru tidak menjamin pemerataan penempatan guru. Hal itu justru karena SKB terlalu banyak melibatkan banyak pihak.
Demikian dikemukakan pengamat pendidikan IKIP PGRI Semarang, Muhdi, di Semarang, Jumat (21/5/2010). SKB yang dibuat oleh Kementerian Pendidikan Nasional, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara itu dinilai Muhdi hanya akan membuat proses pendistribusian guru kian berjalan rumit. Baca selengkapnya SKB 3 Menteri Justru Bikin “Ribet”

Nenek 94 Tahun Raih Gelar Diploma

VIVAnews ( By Pipiet Tri Noorastuti ) – Tak ada kata terlambat untuk belajar. Petuah ini sepertinya begitu dihayati Hazel Soares. Di usianya yang sudah 94 tahun, seorang nenek asal San Leandro ini meraih gelar diploma.
Soares merupakan satu dari sekitar 500 mahasiswa yang mengenakan toga saat wisuda penerima gelar diploma di Kampus Mills, salah satu sekolah seni di Oakland, California, pada Sabtu pagi, 15 Mei 2010.

“Saya memamg butuh waktu cukup lama untuk meraih gelar ini, karena saya sangat sibuk,” kata Soares, seperti dikutip Associated Press, Senin, 17 Mei 2010. “Tapi, saya akhirnya bisa mendapatkannya dan saya merasa sangat bahagia.”

Di tengah kebahagiaan yang diraihnya, Soares yakin dirinya menjadi orang tertua di dunia yang lulus dari kampus. Soares memiliki enam anak, 40 cucu, dan sejumlah cicit. Baca selengkapnya Nenek 94 Tahun Raih Gelar Diploma

Universitas Terbuka Jangkau Lulusan SMA

JAKARTA, KOMPAS.com – Mulai tahun ini Universitas Terbuka secara serius merangkul lulusan SMA untuk menjadi mahasiswa. Perguruan tinggi yang menjalankan sistem perkuliahan secara terbuka, yang umumnya diminati pekerja atau karyawan itu, kini juga berfokus untuk menjaring lulusan SMA berusia 19-23 tahun. Baca selengkapnya Universitas Terbuka Jangkau Lulusan SMA

M Nuh: Penghapusan PMPTK Untuk Efisiensi Anggaran

Jakarta – Menteri Pendidikan Nasional M Nuh membantah penghapusan Ditjen Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) akan berdampak pada penurunan mutu dan kualitas para guru. Sebaliknya, penghapusan PMPTK dilakukan untuk efisiensi anggaran, memudahkan kordinasi dan lebih meningkatkan kualitas guru dan tenaga pendidik. Baca selengkapnya M Nuh: Penghapusan PMPTK Untuk Efisiensi Anggaran

Mendiknas: Tingkat Kelulusan UN SMP 95,05 Persen

Jakarta, (tvOne)

Tingkat kelulusan Ujian Nasional (UN) SMP/MTs/SMPT 2010 turun 4,78 persen dibanding tahun 2009 presentasinya mencapai 95,05 persen, sementara tahun ini turun menjadi 90,27 persen atau ada sekitar 350.798 siswa yang dinyatakan harus mengulang UN pada 17-20 Mei mendatang. “Penurunan hasil kelulusan UN SMP yang cukup signifikan tahun ini karena beberapa faktor, di antaranya pengawasan yang lebih ketat dan tingginya tingkat kejujuran di masing-masing daerah,” kata Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh dalam jumpa pers hasil Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/SMP Terbuka dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) SMP/SMPT/MTs di Jakarta, Kamis (6/5). Baca selengkapnya Mendiknas: Tingkat Kelulusan UN SMP 95,05 Persen

561 SMP/MTS Tidak Lulus UN 100 Persen

Jakarta – Sebanyak 561 SMP/ Madrasah Tsanawiyah (MTS) dinyatakan tidak lulus ujian nasional (UN) 100 persen. Di sekolah tersebut, terdapat 9.283 siswa (0,26 persen) yang tersebar di seluruh Indonesia. Di DKI Jakarta misalnya, terdapat 6 SMP/MTS yang tidak lulus 100 persen.

“Kalau seandainya ada yang belum berhasil, ada yang mengulang, tidak perlu berkecil hati. Masih ada kesempatan untuk ujian ulang yaitu 17-20 Mei. Dan pengumuman tanggal 25 Juni, ” kata Mendiknas M Nuh di kantornya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (6/5/2010). Baca selengkapnya 561 SMP/MTS Tidak Lulus UN 100 Persen